Love Is Complicated Part 8

Standar

lic

Love Is Complicated Part 8
Main Cast:
Kim Kibum
Lee Donghae
Kim Heechul
Im Yoon Ah
Jessica Jung
——————————–


Sepuluh pasang mata itu bertukar pandang satu sama lain.
Ada yang mengigit bibirnya, ada yang menggaruk kepalanya yang tak gatal, ada yang berkacak pinggan, ada juga yang tenang.
Atmosfer canggung yang bisa kalian rasakan walau hanya sekilas melihat nampak terasa.
” Ehm jadi, ada apa ini? ” Heechul akhirnya memecahkan kecanggungan yang semenjak tadi menyelimuti mereka berlima.
” Aku… Ingin bertemu Yoona ” Jawab Donghae namun nampaknya dia sedikit gugup.
” Aku juga… Ingin bertemu Yoona ” Kata Kibum sedikit pelan namun masih bisa terdengar.
Mata Heechul jatuh di hadapan Yoona yang sedari tadi menggigit bibir bawahnya.
” Aku.. Ya seperti yang kau tahu, aku ingin punya janji baik dengan Kibum oppa, maupun dengan Donghae oppa ” Jawab Yoona
” Kau sendiri hyung? ” Tanya Donghae yang penasaran kenapa hyungnya yang seharusnya wamil malah ada di gedung SM.
” Aku ada urusan dengan tuan putri ini ” Heechul menunjuk Jessica yang terus menatap lantai.
” Ya kan Sic? ” Tanya Heechul mencoba meyakinkan yang lain bahwa dia ada perlu dengan Jessica
” Ah ya ” Jawab Jessica namun masih melihat ke arah bawah.
” Baiklah karena kita ada perlu masing-masing bukankah sebaiknya kita berpisah? ” Kata Heechul yang kini tangannya sudah merangkul Jessica.
Kibum, Donghae dan Yoona terdiam pasalnya,  Kibum dan Donghae sama-sama ingin berbicara dengan Yoona, berdua.
Tidak mungkin kan mereka berbicara bertigaan?
” Ah maaf hyung lupa ” Ucap Heechul masih santai, walaupun ia tahu ketiga orang itu nampak canggung.
” Sepertinya di antara kita, kau yang terlebih dahulu membuat janji dengan Yoona, jadi kau dulu saja Kibum-ah, lagipula hyung masih ada keperluan ” Donghae menepuk pundak Kibum, tersenyum canggung. Walaupun Donghae sedang berbicara pada Kibum namun tak tahu kenapa mata Donghae sedari tadi melihat ke arah Jessica yang terus melihat ke arah bawah.
” Donghae oppa benar, Aku membuat janji dengan Kibum oppa terlebih dahulu ” Yoona mencoba meyakinkan Kibum bahwa apa yang Donghae katakan itu benar.
” Gomawo hyung ” Kibum tersenyum pada Donghae lalu pergi meninggalkan Donghae bersama Yoona.
Yoona melirik ke belakang ke arah Donghae tidak lebih tepatnya ke arah Heechul yang sedang berjalan, merangkul Jessica namun Heechul juga sedang melihat ke arahnya.
Yoona mengatup bibirnya lalu melepaskan kontak matanya dengan Heechul.
Donghae tidak memandangi kepergian Kibum dan Yoona, Donghae justru malah memandangi kepergian Heechul dan Jessica.
Mata Donghae tak bisa berhenti menatap Jessica yang berada dalam rangkulan Heechul.
Jessica menatap Donghae yang sedari tadi terus melihatnya.
” Nanti ” Kata Donghae tak bersuara, namun Jessica berhasil membaca gerakan bibir Donghae.
Jessica mengangguk tanda mengerti.
——————————–
” Ada apa oppa kenapa tiba-tiba ingin bertemu? ” Tanya Yoona pada Kibum.
” Memangnya oppa tidak boleh menemuimu tiba-tiba? ” Tanya Kibum balik.
” Aniyo, tentu saja boleh, hanya saja… ”
” Hanya saja apa? ”
” Tidak apa-apa ”
” Oh ya, bagaimana dramamu oppa berjalan lancar? ”
” Semuanya berjalan dengan lancar Yoong ” Kibum memamerkan killer smilenya di hadapan Yoona, yang membuat Yoona terdiam sesaat. Dia ingat, senyum itu, senyum yang paling dia rindukan dari Kibum, senyum yang selalu membuatnya bersemangat, senyum yang selalu memberikannya energi. Senyum yang selalu menghiasi hari-harinya, senyum yang dia rindukan. Senyum yang membuat Yoona jatuh pada Kibum.
” Yoong ” Kibum melambaikan tangannya di wajah Yoona.
” Ne oppa? ”
” Wae geurae? ”
” Ani, hanya saja aku, terpesona pada senyummu oppa ” Jawab Yoona jujur.
” Kau ini ” Kibum mengacak-acak pelan rambut Yoona
” Oppa ” Rajuk Yoona.
” Kau tahu kenapa oppa ingin bertemu denganmu hari ini? ” Tanya Kibum yang di jawab oleh gelengan kepala oleh Yoona.
” Laki-laki korea setiap tanggal 14 maret selalu merayakan white day, hari balasan untuk valentine. Dan karena oppa sudah mendapatkan hadiah valentine oppa, maka oppa harus membalasnya ” Kibum mengeluarkan sesuatu dari kantong celananya.
Kibum membelai pelan rambut Yoona.
” Dari dulu oppa suka rambutmu, cantik ” Kibum menatap Yoona tepat di matanya, lalu kembali mengeluarkan senyum mautnya.
” Oleh karena itu oppa memberikan ini untuk menghiasi rambut cantikmu ” Sebuah jepit berbentuk kupu-kupu Kibum pasangkan di rambut Yoona yang kemerahan.
” Woah, kupu-kupu indahnya ” Yoona takjub melihat pantulan kupu-kupu di rambutnya dari cermin.
” Oppa gomawo niga nomu johahae ”
” Oppa tahu kau akan menyukainya ”
Kibum dan Yoona saling bertatapan satu sama lain, menyampaikan kata-kata yang tak terucap lewat tatapan.
Kibum mendekatkan wajahnya. Mata Yoona terutup seakan sudah siap.
Saat itu pula, Kibum mencium kening Yoona, menunjukan kasih sayang tak terhingga.
” Selaiin rambut oppa juga sangat suka dengan keningmu, indah ” Perkataan Kibum berhasil membuat pipi Yoona bersemu merah dan membuat Yoona tak bisa berhenti tersenyum.
——————————–
” Apa? ” Tanya Heechul yang bingung melihat Jessica menyodorkan tangannya.
” Hadiah white dayku, kau mengajakku bertemu untuk memberikannya bukan? ”
” Jashik, pede sekali kau nyonya jung? Bagaimana jika aku tidak mau memberikanmu? ”
” Mwoya? Kau sudah berjanji padaku oppa ” Jessicak mendorong pelan dada Heechul sebagai bentuk protes.
Heechul mencium tangan Jessica.
” Itu hadiahku untukmu nyonya jung ” Heechul.menyeringai nakal.
” Ya!! Apa-apaan itu? Kau sebut itu hadiah? ” Jessica meninggikan suaranya, tidak terima dengan hadiah sudah ia nanti-nantikan.
” Wae? Ah aku tahu, kau tidak suka oppa mencium tanganmu? Kau ingin oppa menciummu di tempat lain? Bibir? ” Perkataan Heechul semakin membuat Jessica sebal.
” Lupakan dasar byuntae ” Jessica beranjak dari kursinya sebal. Kim Heechul benar-benar menyebalkan. Jessica salah karena telah mengharapkannya akan bersikap  romantis.
” Ya! Ya! Ya! Jessica Jung kau mau kemana? ” Teriak Heechul pada Jessica yang terus berjalan.
” Mwo? ” Tanya Jessica dingin saat Heechul menarik tangannya.
” Mianhae Sica-ya ” Heechul menunjukan wajah melasnya. Berharap Jessica akan mau memaafkannya.
Bukannya memaafkan Jessica malah membuang mukanya tidak mau melihat oppanya merajuk minta maaf.
” Aish baiklah. Ini hadiah untukmu nyonya jung ” Setelah rajukannya tidak mempan akhirnya Heechul mengeluarkan sebuah kotak dari saku celananya.
Jessica mencoba melirik-lirik apa yang Heechul keluarkan.
” Kau tidak mau? ” Heechul menggoyangkan kotak itu tepat di kedua mata Jessica.
Jessica masih mencoba bertahan terlihat tidak tertarik walaupun kenyataanya dia sangat penasaran dengan apa isinya.
” Kau ini benar-benar dasar tuan putri ” Keluh Heechul.
Heechul mengeluarkan isi kotak yang rupanya sebuah anting klasik yang sangat indah.
Heechul memasangkan kedua anting itu di telinga Jessica yang tak beranting.
” Tara, bagus kan? Butuh waktu seharian untuk mencari anting yang sesuai untukmu, elegan klasik namun simpel ” Heechul mengeluarkan handphonenya agar Jessica bisa melihat seperti apa indahnya barang pemberiannya.
Akhirnya Jessica tersenyum juga.
” Gomawo oppa ini cantik sekali ” Jessica memeluk Heechul sebagai apreasiasinya.
” Hanya pelukan? Untuk anting mahal nan indah itu hanya pelukan? ”
” Lalu aku harus apa? ”
” Ciuman ” Kata Heechul sambil menunjuk bibirnya.
” Oppa!!! ” Teriak Jessica dia benar-benar tidak tahan  dengan oppanya yang byuntae itu. Sebentar baik sebentar menyebalkan.
Heechul menyeringai, entah kenapa dia suka saat Jessica kesal akan tingkahnya. Jessica terlihat lucu saat seperti itu.
” Arraso, untuk coklat itu gomawo Sica-ya, selamat hari white day ” Dan pada saat itu Heechul mengecup pipi Jessica.
——————————–
Yoona berlari menghampiri Donghae yang tengah berjongkok di taman belakang SM.
” Oppa, maaf telah membuatmu menunggu ” Kata Yoona sambil terengah-engah.
” Gwechanna ” Donghae menunjukan senyum manisnya sembari memberikan bunga berwarna pink yang baru saja ia petik kepada Yoona.
” Gomawo oppa ” Yoona tersenyum lebar menerima bunga pemberian Donghae.
Mata Donghae jatuh di jepitan kupu-kupu yang baru saja ia lihat. Setahu Donghae, Yoona tidak pernah mempunyai jepitan seperti itu, lagipula tadi pagi saat Donghae bertemu Yoona, Yoona tidak memakai apapun di rambutnya. Mungkinkah itu?
” Oppa ”
” Ne? ”
” Ada apa? ”
” Ani, Oh ya, apa saja yang kau lakukan dengan Kibum? ”
” Ehm itu ” Yoona gugup, dia tidak mampu menjawab. Bagaimana mungkin dia mengatakan di hadapan kekasihnya bahwa Kibum baru saja menciumnya.
” Hanya berbincang ” Kata Yoona berbohong.
Donghae hanya mengangguk, dia melihatnya dengan kedua matanya sendiri bahwa Kibum dan Yoona tidak sekedar berbincang. Melainkan Kibum menanamkam kecupannnya di kening Yoona. Apakah Donghae marah? Tentu saja. Tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa karena dia tahu sendiri seberapa besar cinta Kibum untuk Yoona
” Mau berjalan-jalan? ” Donghae mengulurkan tangannya, menawarkan Yoona untuk bergandengan tangan.
” Dengan senang hati ” Yoona menyambut tangan Donghae.
Donghae dan Yoonapun akhirnya berjalan-jalan di taman belakang SM sambil bergadengan tangan.
” Aku merindukanmu Yoong ”
” Nado ”
” Semenjak kita berpacaran kita jarang menghabiskan waktu berdua ”
” Iya, padahal aku sangat ingin berkencan denganmu oppa ”
” Lain kali oppa janji kita pasti akan berkencan ”
” Aku ingin kencan romantis ” Rajuk Yoona.
” All for you ” Donghae mencubit pelan hidung Yoona.
” Aww, sekarang oppa sudah bisa bahasa inggris? ”
” Tentu saja, oppa belajar dengan keras ” Yoona menyengir mendengar betapa bangganya Donghae akan bahasa inggrisnya yang masih pas-pasan.
” Yoong bisa kau tutup mata sebentar? ” Pinta Donghae
” Wae? ”
” Ayo cepat tutup ” Donghae menutupi mata Yoona lalu mengambil sesuatu dari saku celananya.
” Nah sekarang kau boleh buka ”
” Tara ” Sebuah cincin pasangan melingkar di jari manis Yoona.
” Oppa ”
” Sama dengan punya oppa ” Kata Donghae sambil memamerkan cincinnya.
Yoona terharu, tak menyangka kekasihnya ini akan memberikannya cincin pasangan.
” Sebagai tanda bahwa kau milikku dan aku milikmu Yoong ”  Donghae mendekatkan jarak wajahnya dengan wajah Yoona.
Mata Donghae terhenti di bibir Yoona.
Yoona menutup matanya, membiarkan pria di hadapannya ini menciumnya.
——————————–
” Maaf Jess, kau tidak marah kan? ” Tanya Donghae.
Donghae langsung berlari ke tempat Jessica menunggunya di ruang latihan setelah berpamitan dengan Yoona.
” Kau tak tahu berapa lama aku menunggumu? ” Jessica menaikan suaranya, dia capek karena sudah terlalu lama menunggu Donghae.
” Maafkan aku Jess karena membuatmu menunggu ” Donghae memeluk Jessica dalam.
Ya, sebenarnya Donghae dan Jessica berjanji bertemu di pagi hari, namun siapa sangka mereka malah akan bertemu Kibum, Yoona dan Heechul. Jadi mau tidak mau pertemuan mereka harus tertahan.
” Kau tidak apa Hae? Kau terlihat tidak baik ” Tanya Jessica yang sepertinya merasa bahwa Donghae sedikit aneh hari ini.
” Tidak apa aku hanya banyak pikiran ” Tentu saja, bayangan Kibum mencium Yoona masih terus berputar di kepala Donghae, tidak mau hilang.
” Sebentar saja Jess, biarkan aku damai dalam pelukanmu ” Ucap Donghae.
Setelah kurang lebih lima belas menit Donghae dan Jessica berpelukan akhirnya Donghae melepaskan pelukannya.
” Gomawo Jess kau memang selalu bisa membuatku merasa nyaman di sampingmu ” Kata Donghae sambil tersenyum manis.
Jessica hanya diam, dia masih mencerna apa maksud dari perkataan Donghae.
Mungkinkah Donghae??
Bolehkah Jessica kembali berharap?
” Jangan membuatku kembali berharap bodoh ” Kata Jessica kecil, nyaris tak terdengar.
” Oh iya, sebagai rasa terimakasih ku karena kau sudah memberikanku cokelat ”
” Kau yang memaksaku ”
” Baiklah, karena sudah mematuhi perintahku, aku membelikanmu, ini sebagai gantinya. Ya mungkin tidak sesulit perjuanganmu untuk membuat cokelat namun, ini untukmu ” Donghae mengalungkan sebuah kalung emas putih berbandul bunga di leher Jessica.
” Bunga, sama indahnya sepertimu ” Donghae menatap mata Jessica, dalam.
Bibir Donghae dan Jessica bersentuhan, menyatukan semua perasaan yang tersimpan rapi di dalam hati.
——————————–
” Ini untukmu, aku bingung ingin memberikanmu apa, namun kupikir makanan yang paling cocok untukmu ” Heechul menyerahkan sebuah kotak coklat besar kepada Yoona yang duduk di sampingnya, di mobilnya.
” Woah, bukankah ini coklat mahal? Yang enak itu? Oppa bagaimana kau bisa mendapatkannya? ” Kagum Yoona melihat coklat mahal nan enak di hadapannya.
” Apa yang Kim Heechul tak bisa lakukan? ” Kata Heechul memuji dirinya sendiri.
” Tapi aku marah, kenapa kau masih memanggilku nenek tua? ” Protes Yoona.
Yoona mengingat kejadian tadi pagi saat Heechul mengsmsnya untuk bertemu di gedung SM dimana Heechul berkata
‘ Nenek tua aku tunggu kau di gedung SM sekarang ‘
” Memangnya kau siapa seenaknya saja memanggilku nenek tua, lalu menyuruhku datang. Bagaimana jika aku sibuk? ”
” Aku Kim Heechul. Dan aku tahu kau sedang tidak sibuk Im ” Heechul menyeringai nakal.
” Dasar menyebalkan ” Yoona mendorong pelan wajah Heechul.
” Bagaimana? Apa yang terjadi dengan Kibum dan Donghae? ”
” Kibum oppa… Dia memberikanku jepitan kupu-kupu ini dan mencium keningku ” Kata Yoona sambil mengingat kejadian manis antara dia dan Kibum
” Donghae? ”
” Donghae oppa, dia memberikanku cincin, sepasang dengannya lalu…. Lalu kami  berciuman ” Muka Yoona seketika memerah mengingat bagaimana ia dan Donghae untuk pertama kalinya berciuman.
” Apa kau yakin itu ciuman? Bukan sentuhan bibir? ” Selidik Heechul.
” Ne? ” Apa maksud Heechul, Yoona tak mengerti.
” Setahuku, Donghae itu pencium yang buruk. Apa kau yakin itu ciuman? Apa lidah kalian bertaut? ” Tanya Heechul lagi.
” Oppa ” Yoona memukul lengan Heechul akibat pertanyaan frontalnya itu.
” Tidak sampai seperti itu ” Yoona menggembungkan pipinya. Heechul menyeringai mendengar jawaban Yoona.
” Biar kutunjukan padamu apa ciuman itu ” Seketika Heechul mencium bibir Yoona, pelan namun ganas.
” Opp ” Ketika ada kesempatan lidah Heechul masuk, bermain dengan lidah Yoona.
Yoona terdiam, tak tahu harus berbuat apa, namun akhirnya ia ikut dalam permainan.
Yoona melingkarkan tangannya di leher Heechul, tangannya menekan kepala Heechul, memaksanya untuk mencium lebih dalam lagi.
Tangan Heechul menekan leher Yoona, mempersempit jarak antara dirinya dan Yoona.
Kini ciuman mereka semakin ganas dan panas.
Heechul melepas ciuman di antara mereka sebelum terjadi sesuatu yang tak diinginkan.
” Itu yang di maksud ciuman Im Yoon Ah ” Heechul tersenyum licik.
Sekali lagi, Heechul mencium bibir Yoona namun kali ini hanya bersentuhan.
” Happy white day yoong, itu hadiahku ”
-TBC-
annyeong ^^

maaf menunggu lama… rada bingung ini cerita mau di apaiin udah complicated bgt

authornya juga jadi bingung sendiri * lol

maaf ya kalo part ini kependekan dan bikin tambah mumet haha, kan sesuai judul 😀

okeh kalau mau ada kritik saran dll silahkan di comment please jangan jadi siders okey 🙂

Iklan

12 respons untuk ‘Love Is Complicated Part 8

  1. Sumpah deh chingu qu bca bgian terakhirnya itu melongo –__–v

    Apa2 itu knpa Heeppa main cium2 my Yoong eomma, gmna sma KiBum appa (۳˚Д˚)۳
    Donghae appa jga, knpa main cium2 Yoong eomma gmna sma my Jessica eomma (۳˚Д˚)۳

    Huwa~ stress qu chingu lama kelamaan Щ(ºДºщ)
    Loce Is Complicated co2k bnget judulnya sma critanya~
    Tpi knpa d buaain cium2an itu Heeppa sma Yoong eomma, Haeppa sma Jessica eomma+Yoong eomma
    *mewek breng Icefishes+YoonBumer*

  2. UNNNNIEEEE!
    ITU ITU MAKSUD MEREKA APA KENAPA TUKER2AN GITU???? *emosi sendiri*
    wkwk tapi asik + bikin tambah pusing
    Aku jadi mikir jangan2 endingnya ga terduga kayak yoona sm heechul trus jessica sama kibum itu kan like capedeh bgt
    Tapi unnie udh pinter ya bikin kiss scene .___.
    Kurang jessica sm kibum tuh mereka ga tukeran hadiah white day ehehe
    Unnie makin seru ceritanya jangan lama2 ya :*
    btw unn, aku masih ngarepin haesica loh~ /cumangomong /gaadamaksudapa2

    • *sodorin paramex*
      gak tau kenapa mereka tuker”an gitu… labil ya mereka…
      kibum jessica? onnie gak kepikiran mau ah bikin mereka *loh
      duh padahal menurut onnie itu kiss scene gak bgt ><

  3. ap..appaa..apaa..apaaa-apaaan ittuuu .ngapa jadi heechul sama yoonaaa =,=a
    huah! jadi bingung sendiri sama nih ff 😦
    gk mau berspekulasi ah. tapi tetep berharap endingnya haesica -,-
    jgn lama-lama ya author 😀 ff nya udh bertahun tahun llooh 2011-2012-2013. :p wkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s