Love Is Complicated Part 10

Standar

Love Is Complicated Part 10wpid-1364311142705.jpg
Main Cast:
Im Yoon Ah
Jessica Jung
Kim Heechul
Lee Donghae
Kim Kibum
——————————–
Yoona terduduk di kamarnya sambil memegang, meremas boneka teddy bearnya.
” Apa dia bilang? Bercanda? ” Kata Yoona sambil menghapus airmatanya. Yoona sudah cukup berantakan.
Rambutnya urakan, matanya membengka akibat menangis, hidungnya memerah.
” Bajingan ” Umpat Yoona sambil memukul teddy bearnya.
-Flashback-

” Si-sica, Donghae. Apa yang kalian lakukan di sini? ” Tanya Heechul gugup sambil berusaha mengatur jarak dari Yoona.
” Itu yang seharusnya aku tanyakan hyung, apa maksud perkataanmu tadi? ” Donghae menatap mata Heechul tajam.
Heechul menelan ludahnya gugup.
Dia melirik ke arah Jessica yang menatap Yoona dengan penuh amarah. Sedangkan Yoona, dia terdiam, menunduk ke bawah.
” Kau sendiri apa yang kau lakukan bersama Sica, Hae? ” Bukannya menjawab pertanyaan Heechul malah balik melempar umpan kepada Donghae, tak ingin mati sendirian.
” Kami hanya sekedar menyapa ” Jawab Donghae.
” Benarkah? Kulihat tidak hanya sekedar menyapa ” Heechul terus menyudutkan Donghae.
Jessica nampak tak perduli.
” Kau sendiri apa maksud perkataanmu hyung? ”
Heechul terdiam dia menatap Yoona yang terus menunduk, lalu menatap Jessica yang menatapnya, meminta penjelasan.
” Itu… Itu hanya bercanda, kau tahu kan aku orang yang tidak serius ” Heechul tak berani menatap siapapun, tidak Donghae, tidak Jessica apalagi Yoona.
Kepala Yoona akhirnya terangkat.
Yoona menatap Heechul tak percaya. Kedua tangan Yoona mengepal.
Plak.
Saat itu juga tangan Yoona mendarat di pipi mulus Heechul.
” Kau sangat lucu oppa ” Dengan mata yang menahan airmata, kita bisa melihat sakit hati dan kebencian di situ.
” Yoona ” Donghae mencoba mengejar Yoona namun di cegah oleh Heechul.
” Kau juga Donghae, katakan padaku apa arti Jessica untukmu ” Heechul menatap mata Donghae dengan tatapan tak terbaca.
Donghae terdiam, dia ragu. Donghae melirik sekilas Jessica yang terdiam menunggu jawaban Donghae lalu melihat ke arah Yoona yang masih ada dalam pandangan matanya.
” Jawab Lee Donghae ”
” Kau gila hyung ” Hanya kata itu yang keluar dari mulut Donghae, bukan jawaban atau sergahan tapi penghindaran.
Jessica menatap Donghae tak percaya.
Apa artinya itu? Apakah dimatamu aku tak ada artinya Lee Donghae?.
” Kau juga sama gilanya dengan Heechul oppa, Lee Donghae. ” Mata Jessica yang penuh kebencian menatap tepat di mata Donghae membuat Donghae merasa tidak enak.
” Jess ” Donghae mencoba memanggil Jessica yang juga pergi meninggalkan dua lelaki ini.
” Sial ” Kata Donghae frustasi, mengacak rambutnya. Heechul?
Dia terdiam dalam penyesalannya.
-Flashback End-
——————————–

Dengan tiba-tiba dan penuh amarah Donghae langsung masuk ke kamar Heechul dan membalik badan Heechul dengan paksa.
” Jelaskan padaku apa maksudmu tadi hyung ” Dengan mata yang berapi-api dan emosi yang membakar Donghae mencengkram leher Heechul.
” Apa yang ingin kau tahu Lee Donghae? Bukankah semuanya sudah jelas? ”
” Kau menyukai Yoona? ”
” Bagaimana jika ia? ”
” Bajingan ” Donghae melayangkan tinjunya ke wajah Heechul.
” BAGAIMANA KAU BISA MENYUKAI KEKASIH DONGSAENGMU SENDIRI HYUNG? ”
” Bagaimana aku bisa? Seharusnya bagaimana kau bisa, bagaimana kau bisa memacari gadis yang dongsaeng kesayanganmu, Kibum sukaii eoh? BAGAIMANA KAU BISA ” Kini keadaan terbalik, Heechullah yang mencengkram leher Donghae.
Donghae terdiam, tak sanggup membalas.
” Bagaimana Jessica? Bagaimana dengan Jessica hyung? Kau menyakitinya ”
” Kau yang menyakitinya bodoh, Sampai detik ini dia masih mencintaimu, selalu mencintaimu! Tapi kau? Kau berpura-pura seakan tak perduli dengan perasaanya, kau pacari Yoona tapi tak ingin Jessica pergi darimu. Kau yang menyakitinya Lee Donghae ” Donghae kembali terdiam, Heechul benar dialah yang menyakiti Jessica.
” Tapi bagaimana jika Jessica mulai membuka hatinya untukmu hyung? ” Kini Donghae menaikkan kepalanya.
” Maka aku akan memperjuangkannya, hatinya dan cintanya. Dan kupastikan kau takkan membuatku mengalah lagi Lee Donghae ” Jawab Heechul mantap.
” Lalu jika Yoona juga menyukaimu? ” Heechul terdiam, Donghae berhasil membuatnya skakmat.
Dia tak pernah terpikir, bagaimana jika Yoona menyukainya?
” Kau menyukainya bukan hyung? Yoona kau menyukainya kan? ” Cengkraman tangan Heechul terlepas, Heechul masih terdiam.
” Kau juga hyung! Bukan cuma aku yang melukai Jessica dan Yoona, kau juga hyung. Kau juga bermain-main dengan mereka. Kau juga menyakiti mereka. Kau juga melukai mereka hyung ”
” AKU TIDAK BERMAIN-MAIN DENGAN MEREKA BODOH! Baik Jessica maupun Yoona, aku tidak pernah bermain-main dengan mereka ” Tatapan Heechul mengatakan bahwa dia serius. Dia tidak bermain-main dengan keduanya.
” Nado hyung. Aku juga tidak pernah bermain-main dengan mereka. Tapi pada akhirnya semua terlihat seperti aku memainkan mereka ” Baik Donghae maupun Heechul tertunduk.
Mereka tak ingin melukai, Tapi malah melukai.
Mereka baru menyadari bahwa benar, kau tak bisa dapatkan dua jika ingin satu.
” Serakah ” Bukan Donghae maupun Heechul yang berbicara melainkan Kibum yang tiba-tiba berada di antara mereka.
” Kalian berdua serakah. Keserakahan kalianlah yang menyakiti Yoona dan Jessica juga kalian berdua. ” Kibum berbicara serius.
” Kibum ” Kata Heechul dan Donghae.
” Aku merelakan Yoona untukmu karena kupikir kau mampu membahagiakannya hyung ” Kibum menatap Donghae yang terlihat bersalah.
” Tapi ternyata aku salah, bukannya membahagiakan kau malah menyakitinya hyung. Aku kecewa padamu, tak seharusnya kuserahkan Yoona padamu. ”
” Dan kau juga Heechul hyung. Aku memintamu untuk menjaganya bukan menyukainya, jikalau kau jatuh hati padanya tak seharusnya kau menyakitinya ”
” Kau fikir kau tidak salah Kibum-ah? Kau juga. Kau membuat Yoona menunggumu tanpa sesuatu yang pasti, tanpa kejelasan! Kau fikir kau tidak salah? ” Heechul melempar kesalahan pada Kibum.
” Aku memang salah karena membuatnya menunggu, tapi setidaknya aku tidak pernah memainkannya seperti kalian ” Perkataan Kibum membuat Heechul dan Donghae terdiam. Kibum benar, semua yang dikatakan Kibum benar.
” Jessica, dia terlalu baik untuk kalian sakiti. Aku tak tahu Jessica dengan baik seperti kalian. Tapi satu hal yang aku tahu, dia terlalu berharga untuk di sakiti ”
” Lebih baik kalian menceritakan semuanya tanpa telewat satupun ”
Donghae dan Heechul menghela nafas mereka.
——————————–
Krystal membuka pintu, karena sedari tadi ada tamu yang selalu menekan bel.
Sesaat setelah Krystal membuka pintu rumah mereka, Jessica & Krystal.
Jessica langsung memeluk Krystal dan menangis di pelukan Krystal.
” Onnie wae geurae? ” Tanya Krystal bingung kenapa onnienya tiba-tiba menangis.
” Why? Why must she taken everything away? Why must she taking mine? Why? Am I cant feel happiness? I cant feel being loved? Cant I? ” Krystal mengelus rambut Jessica, mencoba menenangkan hati kakaknya itu.
” Is she really that great? Am I not beautiful? ” Kini Jessica mengangkat kepalanya, menatap Krystal dengan wajahnya yang sudah basah oleh airmata.
” No onnie you are beautiful, you are gorgeous. They just foolish person who dont see your sparks. They’ll regret it. I bet ” Krystal menghapus airmata Jessica.
” Why? After she’s taking Donghae now she’s taking Heechul oppa too. Why must Heechul oppa? Out of all the people why must him too? I can hang because i still have Heechul oppa, now if she taking Heechul where should I land? ”
” What happen? ”
” Heechul oppa said that he is serious to liking Yoona ”
” Maybe Heechul oppa just kidding. You know he likes to joke right? ” Krystal mencoba membuat Jessica berpikir positif.
” No I swear He was serious just liked those time ” Krystal menahan nafasnya lalu memeluk onnienya kembali.
——————————–
Sebuah meja dengan lima kursi yang telah terisi di salah satu restoran suasana canggung yang berat sangat terasa.
” Untuk apa kita harus berkumpul di sini? ” Tanya Jessica melipat tangannya di dada. Tak mau melihat orang-orang yang duduk satu meja dengannya.
” Untuk meluruskan benang yang sudah kusut ” Jawab Kibum tenang.
” Heuh, itu sudah satu minggu yang lalu, lagipula aku tidak ada masalah apapun tentang itu. Tapi… Tidak tahu dengan yang lain ” Kata Jessica dingin. Tak acuh.
” Ya benar itu sudah masa lalu untuk apa kau mengungkit hal yang sudah lalu Kibum-ah? Lagipula itu hanya… Hanya… Bercandaan ” Kini Heechul membuka suaranya.
Jessica mencibir, Donghae tertunduk terdiam, Yoona melihat ke arah lain, tapi tatapannya membunuh. Kibum? Dia hanya tersenyum penuh arti.
” Bercanda? Benarkah? Itu artinya kau tidak menyukai Yoona? ” Tanya Kibum dengan poker facenya.
” Ya ” Jawab Heechul pelan.
” Sungguh hyung kau tidak menyukainya? Kau… Tidak mencintainya hyung? ” Kibum masih bertanya.
Heechul terdiam sejenak.

” Kenapa kalian menanyakan sesuatu yang kalian sendiri sudah tahu jawabannya? ” Jawab Heechul.
” Apa jawabannya? Iya benar kau menyukai kekasihku? ” Akhirnya Donghae ikut turun dalam perdebatan ini.
” Aku tidak menyukai kekasihmu ” Mata Donghae dan Heechul bertemu, saling bertukar kebencian.
” Dia bukan gadismu hyung. Dia milikku ” Kata Kibum serius yang membuat Donghae harus menelan ludahnya.
” Aku tidak ada keperluan disini ” Jessica berdiri, mencoba untuk pergi.
” Kenapa Hae hyung? Kenapa kau selalu mengambil? Dulu kau mengambil Jessica yang seharusnya milik Heechul hyung sekarang kau mengambil Yoona yang seharusnya milikku? ” Tanya Kibum.
” Aku tidak! Itu semua karena kalian berdua terlalu lambat! Membiarkan mereka berdua menunggu di dalam ketidakpastian. Jadi aku memberanikan diriku untuk melangkah dan menunjukkan diriku. Menunjukkan bahwa aku ada! Bahwa aku lebih baik dari kalian! ” Donghae berteriak, dia berdiri. Amarahnya memuncak.
” Lagipula kalian sudah mengikhlaskannya kan? ”
” Tapi tidak untuk kau sakiti hyung ” Donghae melemah saat melihat Kibum. Dia marah, Kibum marah walaupun tak menunjukkanya tetapi kau bisa melihatnya melalui matanya.
Jessica yang tidak jadi pergi terdiam, menghela nafasnya.
” Jangan berani bilang kau tidak menyakiti mereka Hae. Kau berkencan dengan Yoona tapi kau lebih suka menghabiskan waktumu bersama Sica ” Heechul tambah memanaskan situasi.
” Jaga mulutmu Kim Heechul ” Perintah Donghae yang diacuhkan oleh Heechul.
” Kau masih menyukai Jessica kan? Heuh dasar bodoh saat dia masih menjadi milikmu kau malah menyia-nyiakannya, sekarang saat ia sudah pergi darimu kau ingin dia kembali. Kau naif Lee Donghae ”
Donghae mengcengkram kerah baju Heechul.
” Sudah kubilang untuk menjaga mulutmu ”
” Kenapa? Aku hanya bicara realita. Aku muak dengamu Donghae. Denganmu yang selalu membuat Jessica menangis, yang selalu menyakitinya! Aku muak Donghae ”
” JANGAN BERTINDAK SEPERTI KAU TIDAK! Kau hyung… Kau bahkan tidak bisa menjaganya dengan baik. Kau… Tahukah kau betapa tersiksanya Sica saat kau ternyata tidak serius dengannya? ” Masih dengan emosi Donghae menatap Heechul yang terdiam.
” Cukup oppa ” Suara Jessica meluluhkan emosi Donghae.
” Kau tidak tahu kan? ” Bisik Donghae.
” Kau fikir karena siapa aku seperti itu? Karena siapa? Karena dirimu LEE DONGHAE! Kau yang memohon padaku untuk menyerah tentang Sica. Jadi aku kabulkan. Tapi tidak aku tidak akan menurutimu lagi Donghae. Aku akan berjuang, jika kau takut kalah sebaiknya kau pergi Lee Donghae ”
” Bajingan ” Donghae menghempaskan Heechul ke lantai.
” SUDAH CUKUP! ” Teriakan Yoona membuat Donghae, Heechul, Kibum dan Sica menoleh ke arahnya.
” Untuk apa kita meributkan hal ini? Bukankah sudah jelas Heechul oppa hanya bercanda waktu itu kenapa harus meributkan sebuah lelucon? ” Perkataan Yoona membuat suasan menjadi hening.
Donghae menatap Heechul yang terkapar di lantai.
” Aku pergi, ini semua tidak masuk akal ” Yoona mengambil tasnya di  bangku lalu melangkah pergi di susul oleh Jessica. Meninggalkan ketiga lelaki itu sendirian.
——————————–

Yoona berjalan cepat menuju kamar mandi.
Sesampainya ia di kamar mandi ia langsung maauk ke salah satu bilik dan mulai menangis.
Yoona tidak tahu pasti kenapa ia menangis, tidak ada alasan yang membuatnya harus memangis. Dia juga bukan orang yang sensitif.
Lalu kenapa?
” Ya Im Yoon Ah. Berhenti menangis dan keluar sekarang ” Jessica menggedor pintu tempat Yoona berada.
Yoona langsung menghapus airmatanya dan keluar menghadapi Jessica.
” Ada apa onnie? ” ” Plak ” Sebuah tamparan mendarat di pipi Yoona.
Mata Yoona membesar, ia kaget kenapa tiba-tiba Jessica menamparnya?
” Kau… Jika kau bukan dongsaengku akan kupastikan kau masuk dalam daftar orang yang paling ku benci ”
Mata Yoona berair tangannya memegang bekas tamparan Jessica.
” Onnie ” Lirih Yoona
” Kenapa Yoong? Kenapa? Kenapa Im Yoon Ah kenapa? Kenapa dari semua orang di dunia ini harus kau orang yang mengambil semua yang seharusnya menjadi milikku kenapa? ” Kini bukan hanya Yoona saja menangis tetapi Jessica juga.
” Kenapa? Apa karena kau lebih ramah dan aku dingin? Apa karena kau lebih cantik? ” ” Onnie ” Yoona mencoba memeluk Jessica yang terlihat rapuh.
” Kenapa harus kau? Orang yang Donghae dan Heechul cintaii? Kenapa harus kau? Dan kenapa kau harus menyakiti mereka? Kenapa? Aku bisa merelakan mereka tetapi aku tidak bisa merelakan mereka pada gadis yang bahkan siapa pria yang ia sukaii  saja ia tidak tahu. Aku tidak bisa, baik Donghae maupun Heechul aku tidak bisa merelakan mereka bersamamu. ” Tubuh Jessica bergetar, airmata terus mengalir dari matanya.
Yoona terdiam, dia sangat ingin memeluk onnienya ini tetapi dia tahu itu hanya akan memperburuk keadaan.
” Onnie bukankah Heechul oppa hanya bercanda? Kau tenang saja – ”
” Bagaimana jika tidak? ”
” Apa? ”
” Heechul oppa, bagaimana jika ia benar-benar serius denganmu? ”
” Tidak kami tidak seperti itu ”
” Bagaimana kau bisa tahu? ”
” Karena Heechul oppa hanya menyukaimu onnie ” Kata Yoona lirih.
Kilatan bayangan masa-masa saat Yoona dan Heechul sedang bersama terputar di pikiran Yoona.
Saat Heechul memeluknya untuk menenangkannya, saat Heechul menghapus airmatanya, saat Heechul selalu mendengarkan ceritanya dan saat ia dan Heechul berciuman…
” Itu tidak akan onnie percayalah padaku kami tidak akan menyukai satu sama lain ” Yoona memasang senyumnya, senyum palsu.
” Jangan berbicara sesuatu yang akan kau sesali nantinya Yoong ” Kata Jessica sambil menghapus airmatanya.
Yoona terdiam, tak tahu kenapa.
——————————–
Kibum bersandar pada pintu mobil.
Suara langkah kaki high heels bergema di seluruh tempat parkir.
” Hai Jess aku butuh teman ” Dengan senyum pilu Kibum berkata pada Jessica yang datang menghampirinya.
” Aku juga oppa ”

Kibum menuangkam wine ke dalam gelas lalu memberikannya kepada Jessica.
” Gomawo ” Ucap Jessica sambil menerima gelas pemberian Kibum.
” Bersulang? ” Kibum  mengangkat gelasnya, mengajak Jessica untuk bersulang yang di sambut dengan dentingan bunyi gelas.
” Hah aku tak tahu keadaanya akan serumit ini ” Ucap Kibum sambil memainkan gelasnya.
” Kita sendiri yang membuatnya sulit ” Gumam Jessica.
” Tidakkah kau merasa kita hanya korban? Kita amat tulus menyayangi mereka namun mereka malah mempermainkan kita, tidakkah kau merasa begitu? ”
” Tapi kita mau saja di permainkan, bukankah kita terlalu bodoh? ” Jessica menatap Kibum dengan senyum palsunya.
” Benar kita terlalu bodoh. Bagaiman bisa kita tetap mencintai orang yang tak bisa kita milikki? ”
” Bukankah dia milikmu? ”
” Dulu sebelum semua orang menginginkannya ” Jawab Kibum sambil menegak kembali minumannya.
” Dia terlalu indah hingga semua orang juga ingin memilikinya, salahmu tak pernah menahannya ”
” Hey kau juga indah, kau bersinar dengan sinarmu sendiri ” Kibum menatap Jessica, meyakinkan Jessica bahwa Kibum tidak berbohong.
” Semua orang berkata begitu tetapi pada kenyataanya aku selalu terabaikan ” Jessica meminum kembali winenya.
” Itu hanya persepsimu, hati orang tidak ada yang tahu kan? Bagaimana jika mereka hanya berpura-pura tak tertarik? ”
” Huh, bagaimana aku bisa tahu jika ia terus berpura-pura? ”
” Entahlah tapi sepintar-pintarnya tupai melompat pasti akan jatuh juga kan? ” Kibum dan Jessica bersulang untuk kedua kalinya.
——————————–

” Yoona! Yoona! Yoona! Im Yoon Ah! ” Heechul berlari mengejar Yoona yang terus menghindarinya.
” Yoona ” Heechul menahan tangan Yoona, membuat badan Yoona berbalik dalam satu putaran.
” Kita perlu bicara ” Kata Heechul saat ia dan Yoona sudah berhadapan satu sama lain.
” Apa lagi? Bukankah semuanya sudah jelas? Jadi tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan! ” Yoona mencoba lepas dari genggaman Heechul dan berhasil.
” Bukan seperti itu ” Heechul kembali mengenggam tangan Yoona.
” Bukan seperti itu maksudku Yoong ”
” Apa yang bukan seperti itu? Perkataanmu? Leluconmu? Sikapmu? ” Yoona meninggikan suaranya.
” Dengarkan aku dulu ”  Pinta Heechul.
Yoona mengalihkan pandangannya tak mau menatap mata sendu Heechul.
” Aku sendiri tak tahu kenapa aku bisa berkata seperti itu padamu. Maksudku aku- ”
” Bahkan sekarang kau tak tahu alasan kenapa kau berkata seperti itu? Kau brengsek Kim Heechul ”
” Dengar Yoona maksudku, kata-kata itu keluar sendiri dari mulutku ”
” Kau fikir aku akan percaya? Tidak. Lupakan aku bahkan tidak mau mengingat kejadian itu lagi. Bukankah sudah kukatakan untuk melupakan kejadian itu. Aku tahu kau hanya bercanda karena jenuh dengan semua aktivitasmu kan? Kau hanya ingin menggoda wanita dan aku adalah korbanmu dan tak sengaja Donghae kekasihku dan Jessica onnie orang yang kau sukaii mendengar itu. Aku mengerti oppa, aku takkan mempermasalahkan ini ” Kata Yoona tegas.
Heechul menghela nafasnya, apa yang harus ia lakukan jika sudah seperti ini?
” Aku dan Sica- ”
” Aku akan mendoakan kalian agar bisa bersama jadi lebih baik kau temuii Sica onnie daripada

menemuiku ”
” Yoona apa kau cemburu? ” Heechul menyelidik tingkah Yoona. Dia menelan ludahnya dan tidak mau memandang Heechul.
” Kau gila? Memangnya kau siapa? Narsis juga ada batasnya! ” Yoona pergi meninggalkan Heechul yang tersenyum penuh arti.
” Mungkin aku menyukaimu Im Yoon Ah ” Bisik Heechul sambil tersenyum lebar memandangi kepergian Yoona.
——————————–

Jessica berjalan perlahan sambil memegangi kepalanya, ia sedikit pusing karena habis minum lumayan banyak bersama Kibum.
Jessica sebenarnya tidak ingin pulang ke dorm. Dia hanya sedang tak ingin melihat Yoona ia takut malah akan melampiaskan semuanya kepada Yoona.
Tapi dia malah berakhir dengan mengemudi ke apartemen dormnya.
” Jess ” Langkah Jessica terhenti saat sebuah suara yang ia sangat kenali memanggilnya dengan lirih.
Jessica berbalik, berhadapan dengan pria di hadapannya, Lee Donghae.
” Apa kau baik-baik saja? ” Tanya Donghae dengan mata yang memancarkan kesedihan.
” Jika kau jauh-jauh ke sini hanya untuk bertanya itu. Tidak, aku tidak baik-baik saja kau puas? Sekarang kau pergilah ” Jessica kembali menjadi dingin.
” Aku juga terluka Jess ” Jessica menatap mata sendu Donghae, sangat terlihat jelas bahwa Donghae terluka, amat terluka.
” Dan aku ingin kau mengobatiku ” Jantung Jessica berpacu dengan cepat saat Donghae memintanya untuk menyembuhkan lukanya.
Tapi Jessica tidak boleh luluh semudah itu.
” Aku bukan dokter, carilah orang lain ” Jessica memutuskan untuk meninggalkan Donghae  sebelum pertahanannya runtuh.
” Kumohon ” Donghae mengenggam tangan Jessica, kembali memohon.
Untuk beberapa saat Jessica terdiam, matanya terus menatap mata sendu Donghae. Tubuhnya terdiam, lemas melihat Donghae seperti ini.
” Aku membencimu Lee Donghae ” Ucap Jessica.
Ya Jessica membenci pria ini, pria yang selalu bisa meruntuhkan semua pertahanannya, pria yang selalu bisa mendapatkan seluruh perhatian Jessica. Pria yang bisa merubah Jessica dalam hitungan detik. Pria yang selalu membuat Jessica jatuh mencintainya lebih dalam lagi.
” Aku tahu Jess, benci aku sepuas hatimu jika itu bisa membuatmu lebih baik. Tapi jangan pernah meninggalkanku, karena aku membutuhkanmu Jung Sooyeon ”
Airmata Jessica keluar begitu saja tanpa aba-aba. Hati Jessica sakit saat Donghae bilang dia membutuhkannya, saat Donghae memanggilnya dengan Jung Sooyeon. Hati Jessica sakit.
Donghae mengelus pelan pipi Jessica, menghapus airmata Jessica yang mengalir.
” Maaf jika aku sudah melukaimu Sic, maaf. Tapi kumohon jangan balas melukaiku karena aku pasti akan mati karenanya jadi berikan aku kesempatan untuk menebusnya, semua sakit hatimu, biarkan aku menebusnya ” Suara lirih Donghae yang berbicara tulus padanya membuat airmata Jessica terus menetes.
” Aku telah berpikir, kupikir aku memang salah karena menyakitimu dan Yoona namun setelah kupikirkan kaulah yang paling tersakiti. Aku minta maaf ” Tangan hangat Donghae yang berada di pipi dingin Jessica telah menghangatkan seluruh tubuh Jessica.
” Aku akan berpikir untuk memilih di antara kalian berdua. Dan sampai saat itu bisakah kau selalu menjaga hatimu untukku? Mungkin itu terdengar egois tapi aku suka fakta bahwa kau selalu menyukaiku. Dan aku tidak suka saat aku berpikir tentang kau yang akan berjalan melupakanku. Aku tidak suka itu ”
” Kau egois Lee Donghae, bagaimana jika aku sudah menunggumu dan kau malah memilih Yoona? Bagaimana? Aku lelah, aku lelah selalu menunggumu, aku lelah selalu kau sakiti. Aku ingin melupakanmu. Aku ingin, jadi kumohon berhenti untuk menahanku untuk selalu berada di sampingmu. Aku bukan selirmu Lee Donghae ” Perkataan Jessica membuat Donghae terdiam.
Ya dia egois, sangat egois bagaimana bisa dia terus meminta Jessica untuk berada di sampingnya jika pada kenyataanya Jessica akan selalu terluka jika bersamanya?
” Tentag penyesalanmu, tak usah kau pikirkan. Kau tak perlu menanggungnya, aku bisa menanggung semua itu sendiri. Tapi jika kau sakiti aku lagi mungkin aku takkan bisa bertahan, jadi berhentilah untuk terus berada di hadapanku. Melihatmu saja sudah membuatku sakit ” Tubuh Donghae melemas mendengar pengakuan Jessica, ia bahkan tak bisa menahan Jessica yang sudah pergi dari hadapannya.
Apakah ia sudah menyakiti Jessica terlalu dalam?
——————————–
” Ting tong ” Bel pintu asrama SNSD di bunyikan. Dengan senang hati Sooyoung berjalan untuk membukakan pintu.
” Hai ” Senyum lemah Kibum terpancar membuat Sooyoung juga ikut tersenyum.
” Tunggu sebentar oppa aku akan memanggilkan dia ” Bahkan tanpa bertanyapun Sooyoung sudah tahu siapa yang ingin Kibum temuii. Tidak lain dan tidak bukan itu pasti Yoona.
” Yoong ada yang mencarimu ” Sooyoung memanggil Yoona yang sedang tiduran di atas kasur.
” Siapa? Tidak bisakah kau menyuruh pulang? Aku sedang tidak ingin menemui siapapun saat ini ” Kata Yoona berbalik badan bukannya pergi menyambut tamunya.
” Yoong ” Panggil Sooyoung lagi.
” Heuh ” Yoona menghela nafasnya lalu beranjak dari kasurnya.
” Siapa? ” Kata Yoona menyambut tamunya.
” Hai Yoong ” Senyum Kibum kembali terpasang.
” Oppa ” Kata Yoona lirih.
” Aku tahu ini hari yang berat tapi bisakah kita berdua bicara? ” Yoona tak bisa melakukan apapun selaiin setuju untuk berbicara dengan Kibum entahlah rasanya sudah lama sekali mereka berdua tak berbicara.
” Ada perlu apa oppa? ” Tanya Yoona saat mereka berdua sudah terduduk di taman dorm SNSD.
” Bagaimana dirimu? ” Tanya Kibum sambil melirik Yoona.
” Buruk, semuanya kacau. Pikiranku, perasaanku semuanya kacau ” Jawab Yoona tanpa melihat ke arah Kibum.
” Aku juga ” Kata Kibum menatap langit malam.
” Melihatmu tersakiti seperti itu aku juga terluka ” Yoona menolehkan kepalanya menghadap Kibum.
Dia terharu, terharu pada kenyataan bahwa ada orang yang ikut terluka karena dia terluka.
” Oppa berhentilah menyukaiku aku hanyalah seorang anak kecil yang egois yang ingin mendapatkan semuanya. Berhentilah menyukaiku, aku wanita jahat ” Dengan mata yang berkaca-kaca Yoona  berkata. Dia tidak bisa, menyakiti Kibum dia tidak bisa. Kibum terlalu baik untuk di sakiti. Bagaimana mungkin orang sebaik Kibum harus terluka karena sebuah keegoisan?
” Kau bisa keluar oppa, kau bisa keluar dari lingkaran ego ini kapanpun kau mau. Kau tak layak, kau tidak salah. Kami yang salah ” Bukanya turut bersedih Kibum malah tersenyum.
” Aku juga salah telah membuatmu menunggu tanpa kepastian, jika aku lebih tegas dari awal semuanya takkan menjadi seperti ini ” Airmata Yoona mengalir saat Kibum berbicara. Kibum benar, seandainya saja dulu ia lebih tegas.
” Tapi aku takkan memaksa untuk mengulang kembali segala yang telah kita jalani. Aku akan menyerah tapi setelah aku tahu bahwa kau tak menginginkan aku lagi ”
” Masihkah ada padamu sedikit cinta untukku Im Yoon Ah? ”
——————————–
Jessica terdiam sambil menunggu orang di seberang sana berbicara.
” Sic ” Heechul memanggil nama Jessica pelan di telepon.
Jessica masih terdiam.
” Mungkin kau bosan mendengar ini, tapi kau baik saja Sic? ” Jessica malah menangis bukannya menjawab pertanyaan Heechul.
” Uljimayo Sic kau sangat jelek saat kau menangis kau tahu itu kan? ” Tangisan Jessica malah semakin bertambah.
” Baboya berhentilah sebelum aku datang ke tempatmu dan menghapus airmatamu ”
” Jika itu akan membuatmu berada di sini maka aku akan terus menangis ” Akhirnya Jessica membuka suaranya.
” Babo. Aku tidak bisa. Berhadapan denganmu saat ini aku tak bisa, itu akan menghancurkanku jika aku bertemu  denganmu ” Ucap Heechul pilu.
” Oppa kau sedang menangis? ” Tebak Jessica.
” Aku bukan orang yang lemah kau tahu itu kan? ” Jessica tersenyum mendengar perkataan Heechul.
” Aku percaya ”
” Kau memang harus percaya ”
” Bagaimana ini Sic? ” Gumam Heechul.
” Kenapa? Kenapa kau harus menyukai Yoona oppa? Kenapa? ” Heechul tersenyum mendengar pertanyaan Jessica.
” Tadinya aku menyukaimu namun kau tidak pernah membalasku ”
” Bagaimana jika aku juga menyukaimu oppa? ” Heechul menyeringai.
” Itu tidak mungkin, kau hanya menyukai ikan bodoh itu kan? Tak perdui sesakit apapun itu hatimu hanya untuk dia kan? ” Kini giliran Jessica yang tersenyum.
-TBC-

– Why? why must she taken everything away ? Why must she taking mine ? Why? Am I can’t feel happiness ? I can’t feel being loved ? Can’t I?
(  Mengapa? kenapa dia harus mengambil segalanya? Kenapa dia harus mengambil milikku? Kenapa? Apa aku tidak bisa merasakan kebahagiaan? Apa aku tidak bisa merasakan dicintai? Apa tidak bisa? )
 
– Is she really that great ? Am I not beautiful ?
(Apakah dia benar-benar hebat? Apakah aku tidak cantik?)
 
– No onnie, you’re beautiful, you’re gorgeous. They just foolish people who don’t see your sparks. They’ll regret it, i bet
( Tidak onnie, kau cantik, kau indah. Mereka hanya orang bodoh yang tidak melihat keindahan mu. Mereka akan menyesal, aku yakin )
 
– Why? After she’s taking donghae, she taking heechul oppa too! Why must heechul oppa? Out of all the people why must him too?  I can hang because I still have Heechul oppa, now if  she taking heechul oppa. where should I land? 
( Mengapa? Setelah dia mengambil Donghae, dia mengambil Heechul oppa juga! Kenapa harus Heechul oppa? Dari semua orang mengapa dia juga harus? Aku bisa bertahan karena aku masih memiliki Heechul oppa, sekarang jika dia mengambil Heechul oppa. Dimana lagi aku bertahan? )
 
-What happen ?
( Apa yang terjadi? )
 
– Heechul oppa said that he is serious to liking Yoona 
( Heechul oppa mengatakan bahwa dia serius untuk menyukai Yoona )
 
– Maybe heechul oppa just kidding. you know he likes to joke right ?
( Mungkin Heechul oppa hanya bercanda. Kau tahu kan dia suka bercanda ? )
 
– No, I swear he was serious just liked those time
( Tidak, aku bersumpah dia serius seperti waktu itu )

Annyeong *lambai”
Pertama mau ngucapin terimakasih buat maudy asistenku yg udh mau publishin ini nyahaha >
Kedua seperti yang aku bilang di part kemaren, gimana ribet kan? Emang haha.
Karena banyak yg minta banyakin Jessica akhirnya Jessica aku banyakin. Gimana? Udh banyak?
Kritik dan saran aku terima silahkan komen aja 🙂
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian 😉

 

Iklan

33 thoughts on “Love Is Complicated Part 10

  1. Yoonhae shipper (rhiana)

    Thorr,,
    ending ny yoonhae n heesica ajja yah thor!!
    ditunggu klnjutan ny,,
    ribet amat crita merka smua jdi susah ditebak,,
    bgus thor,lanjutkan secepat ny!!

  2. Jd crita.a sica sdih mkirin kerumitan hub dy,hae,hecul,yong,kibum jd dy pas mau nyebrang ketabrak mobil.a taec. Trus mrk dket. Taec akhir.a jatuh cinta sm sica min,hehe
    kalo ga taec kris exo jg bleh. Tp crita.a kris itu lbih tua ya pura2nya. Wkwk. .

  3. im pizza

    aq gx tau msti.komen ap..aq pyro..
    tp mlihat donghae spt ini..mmbtuhkan sica ntah knpa q rsa endingny haesica..q harap sih tidak, bukan hanya sica yang terluka,yoona juga..arrgghh!!! aq pling benci cinta bersegi2 kek gni..terllu bnyak yg tersakiti mian

  4. Huwaaaa… Daebak thor *ancungin jempol*
    Bener2 pusinggggggggggggg, tapi keren..
    Makin complicated banget…
    Jadi penasaran kelanjutannya thor..
    Cepet update part selanjutnya yah 🙂

    HaeSica and YoonBum Jjang!!! 😀

    Makasih thor, jessicanya udah banyak 🙂

  5. nnti akhirnya YOONHAE ya….

    ini cast pertamanya yoona. tapi, kok byk jessicanya

    aku suka yoona…..

    i hate jessica…

    part selanjutnya bykin yoona-nya sm ceruta panjangin lagi + cepet nge postnya….!!!

  6. ONNNIIEEE banjir banjir banjir hhh TTTT
    aku sebel sama semua cast (kecuali kibum sama cameo xixi)
    semuanya menurut aku egois, jessica unnie jugaa
    aku sayang kibum /peluk kibum/
    yoonsic sama yg lain aja
    haechul jugak
    kibum sama aku aja /eh
    they deserve better.
    sekarang terserah unnie aja aku ikut gaada team team an lagi
    cuma plis dont make it sad ending ya unn hihihi

    • kibum memang paling baik hati disini, paling gak macem” 😀
      trus kalo mereka suruh sama yang lain sama siapa dong saeng? kalo bukan dari ketiga cowok itu
      ntar endingnya mereka semua mati *apa ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s