{ Drabble } Can You Smile?

Standar

cys

Can You Smile?
Main Cast:
Nam Woohyun
Park Chorong
——————————–


Kedua bola mata Nam Woohyun tak bisa lepas dari kaca.
Bukan, dia bukan sedang berkaca. Dia sedang melihat melalu kaca.
Memandang gadis yang sedang duduk terdiam, menunggu rambutnya siap untuk diberi sentuhan magic oleh sang stylish.
Woohyun tiba-tiba saja tersenyum manakala kepala gadis itu naik-turun. Tertidur karena terlalu lelah.
Namun senyum di wajah Woohyun tak bertahan lama, berganti dengan sebuah senyum pilu.
Tidak ada lagi, sebuah sinar yang terpancar dari wajah gadis itu.
Sinar yang selalu ada di wajah gadis itu.
Sinar yang terlalu terang sampai-sampai kau harus menutup matamu karena cahayanya.
Tidak ada lagi.
Woohyun tak tahu mengapa, tapi sekarang saat ia melihat ke arah gadis itu bukan sinar terang yang terpancar.
Wajah gadis itu terlihat redup.
Seolah-olah kehilangan cahayanya begitu saja.
Dulu, senyum indah, senyum seorang malaikat yang terpampang di wajah gadis itu setiap kali Woohyun melihatnya.
Namun sekarang, gadis itu tetap tersenyum. Hanya saja, bukan senyum yang biasanya selalu ia gunakan untuk tersenyum.
Bukan senyum malaikatnya.
Tapi sebuah senyum dengan keterpaksaan di sana.
Itu semua membuat sebuah luka kecil di hati Woohyun.
Dia tidak suka, dia tidak suka melihat gadis itu tidak bersinar terang sebagaimana dia seharusnya.
Dia tidak suka, bagaimana senyum gadis itu bukan senyum tulus yang seharusnya ia dulu tunjukkan.
Memang, gadis itu sekarang jauh lebih cantik.
Tapi bukan itu yang Woohyun mau.
Tentu saja menjadi lebih cantik adalah hal yang baik.
Namun untuk apa menjadi cantik saat kau tidak menjadi dirimu sendiri?
Yang Woohyun mau adalah gadis itu kembali tersenyun dengan manis seperti saat pertama Woohyun bertemu.
——————————–

Pandangan Woohyun tidak bisa lepas dari gadis berambut coklat panjang berponi yang datang ke ruang tunggu grupnya – INFINITE bersama kelima member girlgroupnya untuk sekedar mengatakan hai.
Yah karena kedua grup ini sudah mengenal satu sama lain cukup lama jadi tidak hanya sapaan, candaanpun masuk menjadi topik perbincangan mereka.
Namun gadis yang mengambil peran sebagai leader itu hanya terdiam. Ia terkadang tertawa. Tetapi tidak seperti dulu.
Dulu ia banyak berbicara. Mengeluarkan banyak ekspresi yang menggemaskan ( dari sudut pandang Woohyun ).
Tapi kenapa sekarang gadis ini malah lebih banyak terdiam?
Apa yang sebenarnya terjadi pada gadis ini?
Saat gadis-gadis itu berpamitan, mata Woohyun bertemu dengan mata gadis itu.
Namun gadis itu hanya menundukkan kepalanya sopan lalu pergi begitu saja. Tak perduli akan tatapan mata Woohyun yang sangat mengkhawatirkannya.
” Ya. ” Ucap Woohyun yang tidak terlalu di perdulikan oleh membernya yang lain.
” Tidakkah kalian merasa Apink sedikit berbeda? ” Woohyun bertanya pelan-pelan. Tak ingin membernya tahu tentang maksud sebenarnya dari pertanyaanya.
” Berbeda? Jadi lebih cantik maksudmu? ” Jawab Sungyeol yang membuat Woohyun mendesis kecil.
” Kenapa tiba-tiba kau bertanya tentang Apink? ” Sunggyu – Sang Leader bertanya, mulai curiga.
” Lupakan. ” Kata Woohyun tak mau memperpanjang percakapan mereka dan memutuskan untuk tidur sejenak sebelum ia harus naik ke atas panggung.
——————————–
” Park Chorong. ” Woohyun memanggil Chorong pelan sebelum Chorong melangkahkan kakinya ke atas panggung.
Chorong menoleh ke arah Woohyun yang berdiri tepat di belakangnya.
” Ada apa denganmu? Bisakah kau tersenyum? ”
” Ne? ” Chorong bertanya. Tak mengerti dengan maksud perkataan Woohyun. Namun Woohyun malah langsung pergi meninggalkan Chorong begitu saja sambil menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal.
” Aish kenapa kau tidak basa-basi terlebih dahulu Nam Woohyun? Ah, seharusnya aku mengatakan ‘ Apa yang terjadi denganmu Park Chorong? Kemana perginya senyummu yang dulu? ‘ Ah apa itu tadi ‘ Bisakah kau tersenyum. ‘ Aku pasti sudah gila. ” Woohyun mulai menggerutu sendiri. Menyesali tindakannya yang barusan.
——————————–
Chorong terbaring di kasurnya seraya melihat dengan cermat I-pod yang baru saja di berikan oleh Sunbaenya – Nam Woohyun saat mereka berpapasan tadi.
Chorong memasang earphonenya. Memutuskan untuk mengetahui apa maksud Woohyun memberikan I-pod ini padanya.
‘ Klik ‘ Chorong menekan tombol play.
And, Can you smile? niga weonhajana. niga barajanha nae mam maneuroneun neol jabeul suga obtneungabwa
And, Can you smile?
Rupanya itu adalah rekaman suara Woohyun sendiri yang sedang bernyanyi, yang mana Chorong tidak tahu lagu apa itu, tapi Chorong memastikan ia akan mencari tahu lagu apa itu.
” Ekhem. ” Terdengar suara batukan kecil dari earphone Chorong.
Fokus Chorong langsung kembali ke suara yang keluar dari I-pod itu.
” Ah mungkin kau bingung kenapa aku memberikanmu ini iya kan? “ Chorong mengangguk, menjawab pertanyaan Woohyun yang tentu saja tak akan Woohyun ketahui.
” Lagu itu yang barusan aku nyanyikan adalah lagu INFINITE yang berjudul Can You Smile. “ Hening sejenak. Woohyun berhenti berbicara.
” Mungkin kau masih tak mengerti. Alasan kenapa aku menyuruhmu untuk mendengarkan I-pod ini adalah karena aku terlalu malu untuk mengatakannya secara langsung padamu. “ Kembali suara di kuping Chorong berhenti berbicara. Ia mengambil nafas panjang sebelum melanjutkan perkataannya.
” Bisakah kau kembali tersenyum Park Chorong? Aku selalu memperhatikanmu, aku selalu suka bagaimana kau berbicara, bagaimana kau bereaksi. Aku suka semua tentangmu, namun yang paling aku suka adalah saat kau tersenyum. Saat kau tersenyum dengan tulus, dengan sepenuh hatimu. Dengan senyum malaikatmu. Dulu saat aku melihatmu kau sangat bersinar, paling bersinar di antara semua gadis yang pernah kutemui. Tapi kenapa dengan dirimu sekarang? Kemana senyummu yang dulu pergi? Ada apa denganmu? Apa ada sesuatu yang menganggumu?
Sekarang setiap kali aku melihatmu. Kau seakan berjalan tanpa nyawamu. Wajahmu seperti diselimuti  awan hitam. Seperti ada yang menghantui pikiranmu.
Kau jadi jarang tersenyum. Jikapun sekarang kau tersenyum itu tampak seperti terpaksa.
Dan itu menyakiti hatiku Park Chorong.
Oleh karena itu tersenyumlah Park Chorong. Kau bisa memberitahuku jika ada sesuatu yang menganggumu. Itupun jika kau mau.
Ah kurasa ini terlalu panjang.
Pokoknya kau harus tersenyum. Park Chorong smile. Kau mengerti? Senyum. “ Dan rekaman itupun berhenti.
Chorong tertawa kecil, namun matanya mengeluarkan airmata.
——————————–
Jemari Woohyun sibuk menjelajahi handphonenya. Berselancar di dunia maya.
” Sunbaenim. ” Suara khas yang sudah tidak asing di teling Woohyun memanggilnya.
Woohyun menoleh. Mendapati Chorong tengah berdiri di sampingnya.
” Chorong. ” Woohyun memanggil nama Chorong.
Chorong hanya tersenyum kecil.
Menyadari bahwa ada sesuatu yang ingin di katakan Chorong, Woohyun langsung menarik Chorong ke tempat dimana mereka bisa berbincang empat mata dengan nyaman.
” Aku sudah mendengarkan rekamanmu sunbaenim. ” Kata Chorong sambil mengembalikan I-pod itu ke pemiliknya.
” Benarkah? ” Kata Woohyun sedikit canggung. Karena saat ini jantungnya sedang berdebar amat kencang. Takut pada apa saja yang mungkin keluar dari mulut gadis yang tengah berdiri di hadapannya ini.
” Gomawoyo sunbaenim karena sudah peduli padaku, sudah mengkhawatirkanku. Terimakasih banyak. Aku tidak tahu bahwa ada orang yang sangat perduli tentangku. Terimakasih banyak sunbaenim. ” Chorong berkali-kali  menundukkan kepalanya sebagai rasa terimakasih.
” Ah ya itu… Aku. ” Woohyun mengacak-acak rambutnya sendiri. Bingung mencari kata apa yang tepat untuk situasi seperti ini.
” Sunbae, aku harus pergi dulu. Gomawoyo. ” Dan Woohyun membeku saat Chorong tersenyum manis ke arahnya. Senyum malaikat yang Woohyun dambakan.
Woohyun bahkan tak bisa merespon pada lambaian tangan Chorong.
Dia, sudah tersenyum kembali.
-The End-

taram~ long time no see readersdeul

maaf ya karena udah menghilang u,u

hope you enjoy this woorong’s drabble

ini dipersembahkan buat apink’s lovely leader park chorong.

smile onnie smile 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s